Sabtu, 02 Mei 2015

PEDOMAN LAB. KELAS PRAKTEK. KEP. KELUARGA. 2014 beserta cheklist dan FORMAT PENGKAJIAN KELUARGA BESERTA CONTOH PRA PLANNING (LENGKAP)



PANDUAN PRAKTIK LABORATORIUM KELAS
KEPERAWATAN KELUARGA MAHASISWA SEMESTER VII SEKOLAH TINGG KESEHATAN (STIKES) MATARAM

A. Latar belakang

Pengalaman belajar praktik laboratorium kelas keperawatan keluarga dilaksanakan guna memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memberikan pelayanan kepada individu dan keluarga yang mempunyai masalah kesehatan. Penekanan kegiatan pengalaman belajar ini pada upaya peningkatan kesehatan  atau promotif dan preventif serta pendidikan kesehatan. Dengan adanya pengalaman belajar praktik laboratorium keperawatan keluarga ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengaplikasikan konsep dan ilmu yang telah diperoleh pada tatanan nyata dalam memberikan asuhan keperawatan keluarga pada keluarga yang mengalami masalah kesehatan, dengan penerapan berbagai konsep dan teori keperawatan keluarga serta proses keperawatan keluarga.

B.   Deskripsi Mata Ajar
Pencapaian kompetensi yang diharapkan pada pelaksanaan praktik laboratorium kelas keperawatan keluarga oleh mahasiswa Stikes Mataram dengan cara praktik keperawatan secara langsung di masyarakat (keluarga) dan di kelas dengan melaksanakan asuhan keperawatan pada klien sebagai individu dan keluarga pada rentang sehat dan sakit dengan penekanan pada upaya promotif, preventif dengan tetap memperhatikan aspek kuratif dan rehabilitatif. Evaluasi dilakukan dengan cara melihat kemampuan mahasiswa dalam mendemonstrasikan ketrampilan  asuhan keperawatan pada keluarga.

C.   Tujuan
1.   Tujuan Instruksional Umum
Setelah menyelesaikan praktik laboratorium kelas Keperawatan Keluarga diharapkan peserta didik mampu menerapkan asuhan keperawatan pada keluarga yang mempunyai masalah kesehatan sesuai tugas dan perkembangan keluarga.

2.   Tujuan Instruksional Khusus
Setelah menyelesaikan program pembelajaran mahasiswa dapat :
a.       Melakukan pengkajian dengan benar pada keluarga risiko tinggi.
b.       Melakukan analisa dan scoring masalah keperawatan keluarga  dengan benar sesuai dengan hasil pengkajian.
c.        Menentukan prioritas masalah keperawatan  keluarga yang  berisiko tinggi dengan benar  sesuai dengan hasil analisa dan scoring  dari masalah keperawatan yang muncul.
d.       Merumuskan diagnosa keperawatan keluarga dengan benar  sesuai dengan prioritas masalah berdasarkan analisa dan skoring masalah yang ditemukan.
e.       Merencanakan tindakan dengan benar sesuai rumusan diagnosa yang telah ditentukan.
f.         Melakukan tindakan dengan benar berdasarkan rencana yang telah  ditentukan.
g.       Melakukan evaluasi pelaksanaan tindakan keperawatan.
h.       Mendokumentasikan asuhan keperawatan
i.         Mendemonstrasikan  ketrampilan komunikasi yang efektif  dalam berinteraksi dengan keluarga  dengan tujuan  memecahkan masalah kesehatan yang ada pada keluarga tersebut.
j.         Memanfaatkan  fasilitas kesehatan  yang terdekat dalam hal rujukan  terhadap masalah kesehatan  keluarga.
k.        Menerapkan Pendidikan Kesehatan yang spesifik  pada keluarga tersebut.

D.      Kompetensi yang harus dicapai
Kemampuan peserta didik dalam menerapkan proses keperawatan pada keluarga khususnya pada keluarga rawan/ resiko tinggi.

E. Strategi Pencapaian Kompetensi
1.  Pengkajian Data dasar
a.  Mahasiswa dibagi menjadi kelompok kecil sesuai dengan kebutuhan
b. Setiap mahasiswa wajib melaksanakan penerapan asuhan keperawatan keluarga dengan menetapkan salah satu keluarga untuk dijadikan keluarga binaan di lingkungan tempat tingggalnya, dengan merujuk pada format pengkajian keluarga dan pedoman pengumpulan data dasar status kesehatan keluarga
c. Pengumpulan data dasar status kesehatan keluarga diawali dengan pembuatan rancangan pra planning kegiatan
d. Data dasar yang telah terkumpul, oleh mahasiswa dikelompokkan dan dianalisa menurut data subyektif dan data obyektif, untuk selanjutnya kelompok menetapkan salah satu keluarga binaan guna diseminarkan oleh perwakilan dari kelompok masing-masing.
e. Setiap mahasiswa bertanggung jawab terhadap hasil seminar  kelompoknya
f. Hasil perbaikan seminar pengkajian data dasar yang dilakukan oleh perwakilan kelompok akan dijadikan acuan oleh anggota kelompok lainnya  dalam merepisi perbaikan pengakajian data dasar anggota kelompok lainnya.

2.    Penentuan diagnose dan perumusan prioritas masalah keperawatan keluarga
a. Data  dasar yang telah direvisi untuk selanjutnya digunakan sebagai acuan oleh masing-masing mahasiswa untuk merumuskan diagnose keperawatan keluarga
b. Perumusan diagnose keperawatan keluarga merujuk pada tipologi diagnosis keperawatan keluarga yang meliputi ; diagnosis aktual (terjadi defisit atau gangguan kesehatan), diagnosis resiko tinggi (ancaman kesehatan), diagnosis potensial (keadaan sejahtera atau “wellness”)
c. Setelah diagnosis keperawatan keluarga ditetapkan, langkah selanjutnya  adalah melakukan kegiatan skoring untuk menetapkan prioritas masalah keperawatan dengan menggunakan skala yang telah dirumuskan oleh Bailon dan Maglaya, 1978.
d. Setelah langkah skoring dan perumusan prioritas masalah keperawatan telah ditetapkan, untuk selanjutnya diseminarkan oleh perwakilan dari kelompok masing-masing

3.  Perumusan rencana tindakan keperawatan
Mahasiswa dengan didampingi pembimbing merumuskan rencana keperawatan dengan menekankan pada upaya peningkatan kesehatan atau promotif dan preventif serta pendidikan kesehatan.

4.    Pelaksanan Tindakan keperawatan
a.    Setiap mahasiswa sebelum melaksanakan implementasi terlebih dahulu membuat pra planning dengan merujuk pada rencana intervensi yang telah dirumuskan
b.    Melaksanakan kegiatan implementasi asuhan keperawatan keluarga
c.    Melaksanakan pendidikan kesehatan dengan dilengkapi SAP

5.    Evaluasi
a.    Setiap mahasiswa diharuskan melakukan terminasi dengan keluarga
b.    Setiap mahasiswa mengevaluasi asuhan keperawatan keluarga yang telah dilakukan

F.   Peserta
Mahasiswa semester VII, dengan persyaratan telah lulus mengikuti evaluasi pembelajaran teori dengan nilai minimal C.
G.  Beban SKS
Beban SKS dari pelaksanaan praktik laboratorium kelas keperawatan Keluarga adalah 1 SKS dengan perhitungan waktu pembelajaran sebagai beriut :
1 SKS x 2 jam PBP x 16 minggu efektif PBM = 32 jam

H. Tempat dan Waktu
Praktik Laboratorium kelas keperawatan keluarga dilaksanakan di ruang laboratorium keperawatan komunitas Sekolah Tinggi Kesehatan Mataram. Pelaksanaan praktik laboratorium kelas keperawatan keluarga dilaksanakan setelah UTS (Ujian Tengah Semester)

I.   Pembimbing
1. Ns. R. Buyung Wijaya, S.Pd, M.Kes   
2. Ns. Nurul Ilmi   
3. Ns. Nurhayati Darwan                                     
4. Ns. Masnihadi                                                  

J.   TUGAS PEMBIMBING
1.    Mendampingi mahasiswa melakukan pengkajian khusus, untuk selanjutnya dilakukan penilaian
2.    Membantu mahasiswa apabila dalam melakukan pengkajian khusus ada hambatan berupa hambatan pada pengetahuan, komunikasi ataupun keterampilan
3.    Membantu mahasiswa dalam menyusun rencana tindakan keperawatan
4.    Mendampingi dan membimbing mahasiswa dalam melakukan implementasi
5.    Mendampingi dan membimbing mahasiswa dalam melakukan evaluasi
6.    Membimbing mahasiswa dalam melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan
7.    Membimbing mahasiswa dalam melakukan terminasi dengan keluarga
8.    Melaksanakan bimbingan & menilai atau mengevaluasi asuhan keperawatan keluarga yang telah dilakukan oleh mahasiswa secara langsung pada keluarga
9.    Melakukan evaluasi pada mahasiswa terhadap asuhan keperawatan yang telah didokumentasikan

K. BENTUK EVALUASI
      Untuk dapat mengevaluasi mahasiswa secara komprehensif maka diperlukan evaluasi yang menyeluruh meliputi: input, proses dan output. Input: kesiapan mahasiswa, situasi dan kondisi fasilitas, sarana dan prasarana yang digunakan. Proses: bagaimana kualitas dan kuantitas bimbingan, situasi dan kondisi laboratorium, efektifitas penggunaan fasilitas, sarana dan prasarana dan evaluasi. Output: pengetahuan mahasiswa, sikap dan psikomotor atau skill.

L. TATA TERTIB BAGI PESERTA DIDIK
  1. Kehadiran
a.    Setiap mahasiswa diwajibkan mengikuti seluruh rangkaian proses pengalaman belajar praktek laboratorium, mulai dari tahap: pengkajian, penentuan diagnosa keperawatan, menyususn rencana keperawatan, melaksanakan implementasi dan evaluasi keperawatan
b.    Jumlah kehadiran harus 100%, apabila tidak hadir karena suatu hal :
1.    Sakit: dilampiri surat keterangan dokter
2.    Ijin: harus menyampaikan surat pemberitahuan secara tertulis
3.    Mahasiswa dinyatakan absen apabila meninggalkan lokasi praktek tanpa seijin pembimbing
4.    Pengisian daftar hadir dilakukan setiap kali pelaksanaan kegiatan praktek laboratorium

  1. Pakaian
a.    Memakai seragam putih
b.    Memakai sepatu warna hitam sesuai dengan ketentuan dari institusi

M.   METODE PEMBELAJARAN
1.    Role play
2.    Demonstrasi
3.    Re demonstrasi
4.    Seminar

N.  SISTEM EVALUASI
  1. Aspek penilaian meliputi :
a.    Keterampilan (kompetensi)          : 40%
b.    Sikap                                             : 30%
c.    Laporan kegiatan                          : 20%
d.    Kehadiran                                      : 10%
  1. Kelulusan ditentukan oleh kelengkapan seluruh aspek penilaian yang telah ditetapkan



Mataram, ..............................
Pengalaman Belajar Praktik LaboratoriumKelas  Keperawatan Keluarga
PJMK,



Ns. R. Buyung Wijaya, S.Pd.,M.Kes, MM

















Lampiran. 1

KOMPETENSI PRAKTIK LABORATORIUM KELAS  KEPERAWATAN KELUARGA

Format Evaluasi (Chek list) Dalam Asuhan Keperawatan Keluarga
Petunjuk :
          Beri tanda cek (√) pada kolom ya, jika tingkah laku atau ketrampilan di demonstrasikan dan beri tanda cek (√) pada kolom tidak, jika tingkah laku atau ketrampilan tidak didemonstrasikan serta beri penjelasan pada kolom keterangan jika penampilan ragu-ragu atau tidak jelas. Jumlahkan nilai akhir.
No
Jenis Ketrampilan

Bobot
Kemampuan
Paraf Pembimbing

Ya
Tdk

I.
Pengkajian (10)


A. Menetapkan data dasar yang lengkap
1.     Menggunakan sumber data yang sesuai
2.     Menggunakan metode pengumpulan data yang sesuai
3.     Mengumpulkan data dasar dan data yang berorientasi pada masalah dengan menggunakan data indikator penentu
4.     Menggali persepsi keluarga tentang masalah kesehatan (status kesehatan anggota keluarga dan resiko kesehatan yang terkait dengan komuniti dan lingkungan)
5.     Mengkaji kemampuan keluarga tentang kesehatan dan pelayanan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan dasar teori
6.   Mencatat data dasar secara :
§  Sistematis
§  ringkas &
§  akurat

1
1

2


1



2


1
1
1






B. Analisa Data (5)
     1. Mengartikan hubungan antar faktor yang terkait dengan kemampuan keluarga tentang kesehatan dan pelayanan kesehatan
2.  Mengidentifikasi pola data dan kesenjangan hasil pengkajian dengan kemampuan yang dimiliki keluarga tentang kesehatan dan pelayanan kesehatan

3


2





C. Menetapkan diagnose Keperawatan Keluarga (15)
1.     Menetapkan diagnose atau masalah keperawatan kesehatan keluarga berdasarkan :
a.     Data pengkajian yang akurat
b.    Organisasi data yang mendukung dengan tepat
2.     Penapisan masalah kesehatan atau diagnose berdasarkan kriteria
3.     Merubah atau memperbaiki diagnosis sesuai data yang didapat
4.     Mencatat masalah atau diagnosis keperawatan keluarga secara :
a.   sistematis
    1. Ringkas
    2.  dan akurat





4
4

2

2



1
1
1




II.
Perencanaan (20)






A.      Menyertakan keluarga dalam membuat rencana keperawatan
B.      Merumuskan tujuan yang :
1.     spesifik
2.     dapat diukur
3.     dapat dicapai
4.     relevan
5.     batas waktu
C.      Sasaran dan tujuan diarahkan pada pencapaian kemandirian keluarga dalam kesehatan dan pelayanan kesehatan
D.     Mengidentifikasi intervensi keperawatan yang sesuai
E.      Menetapkan kriteria dan est├índar evaluasi
4


1
1
1
1
1
4


5

2




III.
Implementasi Rencana Intervensi (20)






A.      Menyertakan keluarga dalam melaksanakan intervensi
B.      Menggunakan tehnik yang tepat dalam melaksanakan intervensi keperawatan
C.      Menggunakan strategi pendidikan kesehatan
D.     Mendemonstrasikan ketrampilan komunikasi yang efektif
E.      Mendiskusikan konsep kesehatan dan pelayanan kesehatan yang akurat
F.      Berfungsi sebagai koordinator dengan mengidentifikasi, mengartikan, memulai dan memelihara hubungan antara pelayanan yang ada dan sesuai dengan keluarga
G.     Mencatat intervensi keperawatan dan respon keluarga;
1.     sistematis
2.     Ringkas
3.     dan akurat
4

3

3
2

2

3





1
1
1




IV.
Evaluasi (10)






A.      Menyertakan keluarga dalam mengevaluasi asuhan keperawatan
B.      Mengevaluasi askep dengan menggunakan kriteria dan standar evaluasi
C.      Memodifikasi prioritas, sasaran, tujuan dan intervensi keperawatan sesuai dengan hasil evaluasi
D.     Mendokumentasikan hasil evaluasi dan perbaikan rencana :
1.     sistematis
2.     Ringkas
3.     dan akurat
3

2

2




1
1
1




V.
Ketrampilan Profesional (12)






A.      Mengevaluasi dampak perasaan, nilai, siap dan tingkah laku sendiri terhadap askep dan hubungan profesional
B.      Menggunakan konsultasi intra profesional dalam mengambil keputusan
C.      Menerima accountability  (tanggung gugat) terhadap praktek profesional diri sendiri :
1.      Mencari dan menerima suverpisi yang sesuai
2.      Teliti dan tepat dalam melaporkan tugas
3.      Segera melaporkan jika ada kesalahan
2


2

2

2
2
2





VI.
Ketrampilan Akademik (8)






A.      Mendemonstrasikan cara berfikir yang kritis dalam menganalisa issue atau masalah
B.      Menyajikan data verbal dan tertulis dengan formulasi yang baik
C.      Berkontribusi dalam mendiskusikan issue atau bacaan pada konferensi atau seminar
3

2

3





Jumlah : Jumlah nilai
                    100











( Nama & tanda tangan mahasiswa)
Mataram, ...................................................



( Nama & tanda tangan pembimbing )




































Lampiran. 2

CHEK LIST PENILAIAN PENYULUHAN KESEHATAN

Nama Mahasiswa
:  …………………………………………………………..

NPM
:  …………………………………………………………..

Tempat Penyuluhan
:  …………………………………………………………..

No
Indikator
Nilai
Keterangan
0
1
2
3
4


Satuan Acara Penyuluhan






1.
Kesesuaian materi dengan sasaran






2.
Ketepatan pengaturan waktu






3.
Kesesuaian materi yang digunakan






4.
Kesesuaian metode yang digunakan






5.
Kesesuaian tehnik evaluasi yang digunakan







Tehnik Penyuluhan






6.
Megucapkan salam & memperhatikan diri






7.
Melakukan apersepsi/ menggambarkan latar belakang penyuluhan






8.
Menjelaskan tujuan penyuluhan






9.
Menggunakan nada suara yang sesuai






10.
Gerak dan sikap yang menunjang penjelasan yang diberikan






11.
Menggunakan tehnik bertanya dan menjawab secara tepat dan sesuai






12.
Menggunakan tehnik reinforcement positif secara tepat dan sesuai






13.
Melakukan tehnik penguasaan sasaran






14.
Penggunaan selingan humor secara tepat dan sesuai






15.
Melaksanakan tehnik pengucapan kata-kata dengan ucapan yang jelas






16.
Menggunakan pilihan kata yang jelas dan sederhana, mudah dipahami sasaran






17.
Penggunaan alat bantu/ media secara benar






18.
Melakukan evaluasi






19.
Melakukan penyimpulan terhadap materi






20.
Mengucapan salam penutup







JUMLAH NILAI







Rata-rata (Jumlah nilai : 20)







Keterangan :
0  : tidak ada/ tidak dilakukan
1  : ada/ dilakukan, nilai kurang
2  : ada/ dilakukan, nilai cukup
3  : ada/ dilakukan, nilai baik
4  : ada/ dilakukan, nilai baik sekali
           Mataram,   ...............................
Pembimbing



(  ........................................... )
Nilai minimal kelulusan : 2.75

Lampiran. 3

Evaluasi Penampilan (Chek List) Penyajian Kasus Keluarga

No
Tingkah Laku
Bobot
ya
tidak
ket
1.
Penyaji mempersiapkan diri dengan baik
10



2.
Tujuan presentasi dikemukakan (didefinisikan secara jelas)
10



3.
Penyaji menerangkan konsep atau informasi yang telah diterapkan sebelum penyajian konsep baru
10



4.
Penyaji menhyimpulkan konsep atau informasi yang telah diterapkan sebelum penyajian konsep baru
10



5.
Lingkungan sangat mendukung diskusi
10



6.
Penyaji mendorong peserta untuk diskusi dengan baik
10



7.
Pembagian waktu diatur dengan tepat
10



8.
Pemakaian audiovisual dan materi presentasi digunakan dengan tepat
10



9.
Isi masalah selama presentasi didiskusikan atau dianalisa dengan tepat
10



10.
Secara umum presentasi memuaskan
10




Jumlah =  Jumlah Nilai
                          10





.

Mengetahui



( Nama & tanda tangan pembimbing)
Mataram, ...................................................



( Nama & tanda tangan mahasiswa)























Lampiran. 4

FORMAT PENILAIAN LAPORAN ASKEP

NO

ASPEK YANG DINILAI

NILAI

Indikator Penilaian
1
Kerangka laporan

4 = Kerangka sesuai kaidah
3 = Sesuai kaidah, tidak lengkap
2 = Tidak sesuai kaidah
1 = Kerangka tidak beraturan
2
Isi laporan

Sesuai/masuk akal, jelas, dapat dipertanggungjawabkan, mudah dipahami.
4 = jika 4 kriteria terpenuhi
3 = jika 3 kriteria terpenuhi
2 = jika 2 kriteria terpenuhi
1 = jika 1 kriteria terpenuhi
3
Penulisan/ pengetikan

4 = rapi, sesuai kaidah
3 = tidak rapi, sesuai kaidah
2 = rapi, tidak sesuia kaidah
1 = tidak rapi, tidak sesuai kaidah
4
Penampilan laporan

4 = rapi, sesuai kaidah
3 = tidak rapi, sesuai kaidah
2 = rapi, tidak sesuia kaidah
1 = tidak rapi, tidak sesuai kaidah
5
Referensi

4 = Jika lebih 6 buku
3 = Jika lebih 5 - 6 buku
2 = Jika lebih 3 - 4 buku
1 = Jika lebih £ 2 buku

Jumlah Nilai



RATA-RATA = Jumlah Nilai
5                          Mataram,........                                               Pembimbing

(....................)






















Lampiran. 5


FORMAT PENGKAJIAN  KEPERAWATAN KELUARGA

I.    IDENTITAS UMUM KELUARGA
a.   Identitas Kepala Keluarga:
Nama    
: ………………..
Pendidikan
: ………………
Umur
: ………………..
Pekerjaan
: ………………
Agama
: ………………..
Alamat
: ………………
Suku
: ………………..
Nomor Telpon
: ………………

b.    Komposisi Keluarga:
No
Nama
L/P
Umur
Hub. Klg
Pekerjaan
Pendidikan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.








c.    Genogram:






d.    Type Keluarga:
a)   Jenis type keluarga: ……………………………………
b)   Masalah yang terjadi dg type tersebut: ..………………
……………………………………………………….…………………………………………………………….

e.    Suku Bangsa:
a)   Asal suku bangsa: ...……………………………………
b)   Budaya yang berhubungan dg kesehatan: ……………..
………………………………………………………….………………………………………………………….
f.     Agama dan kepercayaan yang mempengaruhi kesehatan:
…………………………………………………………………………………………………………………………
g.    Status Sosial Ekonomi Keluarga:
a)   Anggota keluarga yang mencari nafkah:………………
b)   Penghasilan: ………………………………………………………….
c)   Upaya lain: …………………………………………..…
d)   Harta benda yang dimiliki (perabot, transportasi, dll)
…………………………………………………………                  …………………………………………………………
e)   Kebutuhan yang dikeluarkan tiap bulan: …………………………………………………………
………………………………………………………….
…………………………………………………………..
h.   Aktivitas Rekreasi Keluarga:  ……………………………
……………………………………………………………

II.      RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA
a.    Tahap perkembangan keluarga saat ini (ditentukan dengan anak tertua): ..................…………………………………
b.    Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi dan kendalnya:
…………………………………………………………………………………………………………………………
c.    Riwayat kesehatan keluarga inti:
a)   Riwayat kesehatan keluarga saat ini:
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
b)   Riwayat penyakit keturunan:
………………………………………………………………………….…………………………………………………………………………………….………………
c)   Riwayat kesehatan masing-masing anggota keluarga

No
Nama
Umur
BB
Keadaan Kesehatan
Imunisasi
(BCG/Polio/ DPT/HB/ Campak
Masalah kesehatan
Tindakan
Yang telah dilakukan
















d)   Sumber pelayanan kesehatan yang dimanfaatkan
……………………………………………………………………………………………………………………
d.    Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya:
………………………………………………………………………………………………………………………
III.     PENGKAJIAN LINGKUNGAN
a.    Karakteristik Rumah
1)      Luas rumah: …………………………………………
2)      Type rumah: …………………………………………
3)      Kepemilikan:……………………………………………………………
4)      Jumlah dan ratio kamar/ruangan: ……………………
5)      Ventilasi/cendela:……………………………………
6)      Pemanfaatan ruangan: ………………………………
7)      Septic tank: ada/tidak ……………letak ……...………
8)      Sumber air minum: ……………………………………
9)      Kamar mandi/WC: ……………………………………
10)    Sampah:…………………………………limbah RT …
11)    Kebersihan lingkungan: ………………………………
12)    Denah rumah …………………………………………
………………………………………………………..
…………………………………………………………
…………………………………………………………
…………………………………………………………
b.    Karakteristik Tetangga dan Komunitas RW
1)      Kebiasaan:……………………………………………
2)      Aturan/kesepakatan:…………………………………
……………………………………………………
3)      Budaya: ………………………………………………
c.    Mobilitas Geografis Keluarga: ……………………………
d.    Perkumpulan Keluarga dan Interaksi dengan Masyarakat
…………………………………………………………
e.    System Pendudukung Keluarga
…………………………………………………………………………………………………………………………

IV.     STRUKTUR KELUARGA
a.    Pola/cara Komunikasi Keluarga: …………………………
…………………………………………………………….
b.    Struktur Kekuatan Keluarga: …………………………….
……………………………………………………………………………
c.    Struktur Peran (peran masing/masing anggota keluarga)
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
d.    Nilai dan Norma Keluarga
…………………………………………………………………………………………………………………………

V.      FUNGSI KELUARGA
a.    Fungsi afektif
…………………………………………………………………………………………………………………………
b.    Fungsi sosialisasi
a)   Kerukunan hidup dalam keluarga: …………………….
…………………………………………………………
b)   Interaksi dan hubungan dalam keluarga: ……………..
…………………………………………………………
c)   Anggota keluarga yang dominan dalam pengambilan keputusan: ……………………………………………..
…………………………………………………………
d)   Kegiatan keluarga waktu senggang: ………………….
…………………………………………………………
e)   Partisipasi dalam kegiatan social: ……………………..
………………………………………………………….

c.    Fungsi perawatan kesehatan
a)   Pengetahuan dan persesi keluarga tentang penyakit/masalah kesehatan keluarganya:…………......
………………………………………………………….
………………………………………………………….
b)   Kemampuan keluarga mengambil keputusan tindakan kesehatan yang tepat:…………………………………
………………………………………………………....
…………………………………………………………
c)   Kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit:
…………………………….…………………………………………………………………................................................................................
d)   Kemampuan keluarga memelihara lingkungan rumah yang sehat: ………………….........................................
.......................................................................................
.......................................................................................
e)   Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas kesehatan di masyarakat :…………………………………………
..........................................................................................
...........................................................................................

d.    Fungsi reproduksi
a)   Perencanaan jumlah anak: ………………………………….
b)   Akseptor: Ya ………..yang digunakan……………..lamanya ……....................................................................................
c)   Akseptor: Belum ……..., alasannya: ……………………….
d)   Keterangan lain: ………………………………………………
…………………………………………………………………..

e.    Fungsi ekonomi
a)   Upaya pemenuhan sandang pangan: …………………..
………………………………………………………….
b)   Pemanfaatan sumber di msyarakat: ……………………
…………………………………………………………

VI.     STRES DAN KOPING KELUARGA
a.    Stressor jangka pendek: ………………………………….
…………………………………………………………….
b.    Stressor jangka panjang: …………………………………
……………………………………………………………
c.    Respon keluarga terhada stressor: ……………………….
……………………………………………………………
d.    Strategi koping: ………………………………………….
……………………………………………………………
e.    Strategi adaptasi disfungsional:   ………………………..
……………………………………………………………
……………………………………………………………

VII.    KEADAAN GIZI KELUARGA
Pemenuhan gizi:….…………………………………………
……………………………………………………………………………………
Upaya lain: ………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………….
VIII.   HARAPAN KELUARGA
a.    Terhadap masalah kesehatannya : ......................................
.............................................................................................
b.    Terhadap petugas kesehatan yang ada  ..............................
............................................................................................

IX.     PEMERIKSAAN FISIK

No
Variabel
Nama anggota keluarga
TN.
NY.
An.
An.
An.
An.
1.
Riwayat penyakit saat ini









2.
Keluhan yang dirasakan









3.
Tanda & gejala










4.
Riwayat penyakit sebelumnya









5.
Tanda-tanda vital










6.
Sistem cardiovaskuler










7.
Sistem respirasi










8.
Sistem GI. Trac










9.
Sistem persyarafan










10
Sistem muskuloskeletal










11
Sistem genetalia












Lampiran. 6
PENGKAJIAN DATA FOKUS

Lampiran. 7
PENGELOMPOKAN DATA SUBYEKTIF DAN OBYEKTIF












Lampiran. 8

TIPOLOGI MASALAH KESEHATAN
No
Daftar Masalah Kesehatan
1
Ancaman
..........................................................................
..........................................................................
..........................................................................
..........................................................................
2
Kurang/ Tidak sehat
...........................................................................
...........................................................................
...........................................................................
...........................................................................
3
Defisit
...........................................................................
...........................................................................
............................................................................
............................................................................



Lampiran. 9


ANALISA DATA :
No
Data
Problem
Etiologi
1.




Dst.
S :


O :









Lampiran. 10

RUMUSAN DIAGNOSE KEPERAWATAN
1.
2.
Dst

Lampiran. 11

SKORING DIAGNOSE KEPERAWATAN

Skoring diagnosis keperawatan menurut bailon dan magiaya (1978)
No
Kriteria
Skor
Bobot
1
Sifat masalah
Skala : Tidak/kurangsehat
            Ancaman kesehatan
            Keadaan sejahtera
3
2
1
1
2
Kemungkinan masalah dapat diubah
Skala: mudah
           Sebagian
           Tidak dapat

2
1
0

2
3
Potensial masalah untuk dicegah
Skala   : Tinggi
              Sebagian
              Rendah

3
2
1

1
4
Menonjolnya masalah
Skala: Masalah berat, harus segera    ditangani
Ada masalah, tetapi tidak perlu ditangani
Masalah tidak dirasakan

2
1
0




Lampiran. 12

PRORITAS DIAGNOSE KEPERAWATAN KELUARGA
No
Kriteria
skor
pembenaran
1
Sifat masalah
Skala : Ancaman kesehatan

2 x1=2
3       3

Bila keadaan tersedia tidak segera diatasi akan akan membahayakan lansia yang tinggal bersama keluarga, karena lansia setiap hari dirumah tanpa pengawasan
2
Kemungkinan masalah dapat diubah
Skala: cukup

2 x 2 =2
2
Penyediaan sarana yang murah dan mudah dan dapat oleh keluarga (misal,sandal karet)
3
Potensial masalah untuk dicegah
Skala : Cukup

2x1=2
3      3


Keluarga mempunyai kesibukan yang cukup tinggi, tetapi merawat orang tua yang telah lansia merupakan penghormatan dan pengabdian anak yang perlu dilakukan
4
Menonjolnya masalah
Skala : Masalah tidak dirasakan

0x1= 0
            2
Keluarga merasa keadaan tersebut telah berlangsung lama dan tidak pernah ada kejadian yang mengakibatkan lansia mengalami suatu cidera (terjatuh)dirumah akibat lantai yang licin

Total skor
3 1
    3



Lampiran. 13

RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN
No. Dx
Hari/ Tgl
Tujuan
Kriteria
Standar
Inervensi


































Lampiran. 14

MENYUSUN PRA PLANNING SESUAI DENGAN RENCANA TINDAKAN
Contoh :
RANCANGAN RENCANA KEGIATAN (PRA PLANNING)
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN. ….. / NY. ..........
DENGAN SALAH SATU ANGGOTA KELUARGA MENDERITA...........................


Nama Mahasiswa
NIM
Sasaran
Hari, tanggal
Waktu
Diagnose Keperawatan
Intervensi
Kunjungan ke
Alamat
: R. Buyung Wijaya
: 0101130348-B
: Keluarga Bapak S
: 26 Januari 2004, pukul 13.00 WIB
: 60 Waktu
: -
: -
: 1 (satu)
:  RT. 02 no. 29 RW III Dukuh Gempol Kel. Balas Klumprik, Kec. Wiyung Kotamadya Surabaya

A. Fase Persiapan
1. Latar Belakang Kegiatan
Salah satu aspek yang penting dalam keperawatan adalah keluarga karena keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang merupakan klien keperawatan atau si penerima asuhan keperawatan. Keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan cara asuhan yang diperlukan anggota keluarga yang sakit.
Keluarga juga menempati posisi diantara individu dan masyarakat, sehingga dengan memberikan pelayanan kesehatan pada keluarga, perawat mendapat keuntungan dua sekaligus yaitu memenuhi kebutuhan individu dan memenuhi kebutuhan masyarakat dimana keluarga itu berada.
2. Analisa Situasi
a. Klien dan keluarga
Klien adalah seorang kepala rumah tangga, pekerjaan tidak tetap (wiraswasta) dengan latar belakang pendidikan SD, klien berusia 64 tahun dan memiliki riwayat penyakit asma sejak tahun 1996. Pernah berobat ke puskesmas tetapi tidak teratur berobat apabila datang serangan saja.
b. Lingkugan tempat tinggal
Klien tinggal di rumah sendiri, dengan kondisi bangunan rumah yang cukup memnuhi syarat kesehatan. Belum terbentuknya kelompok lansia dan rata-rata penghuni di rumah tersebut dengan latar belakang pendidikan SD dan kurang pemahaman tentang perawatan lansia.
3. Tujuan
a.   Tujuan Umum
      Mengadakan kontrak belajar dengan klien
b. Tujuan Khusus
1) Membina hubungan baik antara perawat/ petugas dengan keluarga
2) Melakukan pengkajian data dasar status kesehatan keluarga

B. Fase Pendahuluan
1. Perkenalan
a. Diawali dengan memperkenalkan diri dengan sopan dan ramah
b. Menjelaskan tujuan kunjungan
c. Meyakinkan keluarga bahwa kehadiran perawat adalah untuk membantu keluarga menyelesaikan masalah kesehatan yang ada di keluarga
d. Menjelaskan kepada keluarga luas kesanggupan bantuan perawat yang dapat dilakukan
e. Menjelaskan pada keluara siapa tim kesehatan lain yang menjadi jaringan perawat

2. Kontrak Belajar Asuha
Menetapkan kontrak waktu pertemuan dengan keluarga dalam rangka :
No
Uraian Kegiatan
Waktu
1.
Pendahuluan meliputi :
-   Mengadakan pertemuan dengan keluarga
-   Memperkenalkan identitas diri, maksud dan tujuan
-   Menjalin hubungan saling percaya
-   Kontrak pertemuan berikutnya

2.
Pengkajian meliputi :
-    Anamnese
-    Observasi
-    Pemeriksaan fisik

3.
Perencanaan meliputi :
-   Penentuan masalah keperawatan
-   Penentuan prioritas masalah

4.
Implementasi meliputi : Penyuluhan kesehatan

5.
Lanjutan implementasi : Penyuluhan kesehatan

6.
Evaluasi/ terminasi, meliputi :
Evaluasi masalah


C. Fase Kerja
1. Pertanyaan inti meliputi :
a. Data umum keluarga
b. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga
c. Pengkajian tempat tinggal keluarga
d. Struktur keluarga
e. Fungsi keluarga
f. Stress dan koping keluarga
g. Pemeriksaan fisik
h. Harapan keluarga

2. Kegiatan yang dilakukan
a. Anamnese untuk mengumpulkan data keluarga
b. Observasi terhadap keadaan lingkungan fisik tempat tinggal
c. Pemeriksaan fisik terhadap seluruh anggota keluarga

D. Fase Teerminasi
1.  Resume kegiatan
2.  Kontrak waktu kegiatan : disesuaikan dengan kesepakatan antara mahasiswa dengan keluaga


Mengetahui



( Nama & tand tangan pembimbing)
Mataram, ...................................................



( Nama & tand tangan mahasiswa)
























Lampiran. 15

CATATAN IMPLEMENTASI
No. Dx
Hari/ Tgl
Pukul
Tindakan keperawatan
Paraf









Lampiran. 16

EVALUASI
No. Dx
Hari/ Tgl
Pukul
Evaluasi
Paraf





S :
O :
A :
P :





































Tidak ada komentar:

Posting Komentar